Minggu, 06 Juni 2021

KAPASITOR

A.    PENGERTIAN KAPASITOR

Kondensator atau kapasitor adalah komponen listrik yang digunakan untuk menyimpan muatan listrik. Bahan penyusun kapasitor yaitu dua keping atau dua lembaran penghantar listrik yang dipisahkan menggunakan isolator listrik berupa bahan dielektrik. Masing-masing keping atau lembaran penghantar listrik diberi muatan listrik dalam jumlah yang sama tetapi berlainan jenis, yaitu muatan positif dan muatan negatif. Secara keseluruhan kapasitor sesungguhnya bermuatan netral. Kapasitor dapat dibedakan berdasarkan bahan dielektrik yang digunakan menjadi kapasitor mika, kapasitor kertas, kapasitor keramik, kapasitor elektrolit, dan kapasitor udara.

B.    SIMBOL DAN FUNGSI KAPASITOR BESERTA JENIS - JENISNYA

Kapasitor (Capacitor) atau disebut juga dengan Kondensator (Condensator) adalah Komponen Elektronika Pasif yang dapat menyimpan muatan listrik dalam waktu sementara dengan satuan kapasitansinya adalah Farad. Satuan Kapasitor tersebut diambil dari nama penemunya yaitu Michael Faraday (1791 ~ 1867) yang berasal dari Inggris. Namun Farad adalah satuan yang sangat besar, oleh karena itu pada umumnya Kapasitor yang digunakan dalam peralatan Elektronika adalah satuan Farad yang dikecilkan menjadi pikoFarad, NanoFarad dan MicroFarad.



Konversi Satuan Farad adalah sebagai berikut :

1 Farad = 1.000.000µF (mikro Farad)

1µF = 1.000nF (nano Farad)

1µF = 1.000.000pF (piko Farad)

1nF = 1.000pF (piko Farad)

Kapasitor merupakan Komponen Elektronika yang terdiri dari 2 pelat konduktor yang pada umumnya adalah terbuat dari logam dan sebuah Isolator diantaranya sebagai pemisah. Dalam Rangkaian Elektronika, Kapasitor disingkat dengan huruf “C”.

Jenis - jenis Kapasitor

Berdasarkan bahan Isolator dan nilainya, Kapasitor dapat dibagi menjadi 2 Jenis yaitu Kapasitor Nilai Tetap dan Kapasitor Variabel. Berikut ini adalah penjelasan singkatnya untuk masing-masing jenis Kapasitor :

1. Kapasitor Nilai Tetap (Fixed Capacitor)

Kapasitor Nilai Tetap atau Fixed Capacitor adalah Kapasitor yang nilainya konstan atau tidak berubah-ubah. Berikut ini adalah Jenis-jenis Kapasitor yang nilainya Tetap :

a.    Kapasitor Keramik (Ceramic Capasitor)



Kapasitor Keramik adalah Kapasitor yang Isolatornya terbuat dari Keramik dan berbentuk bulat tipis ataupun persegi empat. Kapasitor Keramik tidak memiliki arah atau polaritas, jadi dapat dipasang bolak-balik dalam rangkaian Elektronika. Pada umumnya, Nilai Kapasitor Keramik berkisar antara 1pf sampai 0.01µF.

Kapasitor yang berbentuk Chip (Chip Capasitor) umumnya terbuat dari bahan Keramik yang dikemas sangat kecil untuk memenuhi kebutuhan peralatan Elektronik yang dirancang makin kecil dan dapat dipasang oleh Mesin Produksi SMT (Surface Mount Technology) yang berkecepatan tinggi.

b.    Kapasitor Polyester (Polyester Capacitor)



Kapasitor Polyester adalah kapasitor yang isolatornya terbuat dari Polyester dengan bentuk persegi empat. Kapasitor Polyester dapat dipasang terbalik dalam rangkaian Elektronika (tidak memiliki polaritas arah)

c.    Kapasitor Kertas (Paper Capacitor)



Kapasitor Kertas adalah kapasitor yang isolatornya terbuat dari Kertas dan pada umumnya nilai kapasitor kertas berkisar diantara 300pf sampai 4µF. Kapasitor Kertas tidak memiliki polaritas arah atau dapat dipasang bolak balik dalam Rangkaian Elektronika.

d.   Kapasitor Mika (Mica Capacitor)



Kapasitor Mika adalah kapasitor yang bahan Isolatornya terbuat dari bahan Mika. Nilai Kapasitor Mika pada umumnya berkisar antara 50pF sampai 0.02µF. Kapasitor Mika juga dapat dipasang bolak balik karena tidak memiliki polaritas arah.

e.    Kapasitor Elektrolit (Electrolyte Capacitor)



Kapasitor Elektrolit adalah kapasitor yang bahan Isolatornya terbuat dari Elektrolit (Electrolyte) dan berbentuk Tabung / Silinder. Kapasitor Elektrolit atau disingkat dengan ELCO ini sering dipakai pada Rangkaian Elektronika yang memerlukan Kapasintasi (Capacitance) yang tinggi. Kapasitor Elektrolit yang memiliki Polaritas arah Positif (-) dan Negatif (-) ini menggunakan bahan Aluminium sebagai pembungkus dan sekaligus sebagai terminal Negatif-nya. Pada umumnya nilai Kapasitor Elektrolit berkisar dari 0.47µF hingga ribuan microfarad (µF). Biasanya di badan Kapasitor Elektrolit (ELCO) akan tertera Nilai Kapasitansi, Tegangan (Voltage), dan Terminal Negatif-nya. Hal yang perlu diperhatikan, Kapasitor Elektrolit dapat meledak jika polaritas (arah) pemasangannya terbalik dan melampui batas kamampuan tegangannya.

f.     Kapasitor Tantalum



Kapasitor Tantalum juga memiliki Polaritas arah Positif (+) dan Negatif (-) seperti halnya Kapasitor Elektrolit dan bahan Isolatornya juga berasal dari Elektrolit. Disebut dengan Kapasitor Tantalum karena Kapasitor jenis ini memakai bahan Logam Tantalum sebagai Terminal Anodanya (+). Kapasitor Tantalum dapat beroperasi pada suhu yang lebih tinggi dibanding dengan tipe Kapasitor Elektrolit lainnya dan juga memiliki kapasintansi yang besar tetapi dapat dikemas dalam ukuran yang lebih kecil dan mungil. Oleh karena itu, Kapasitor Tantalum merupakan jenis Kapasitor yang berharga mahal. Pada umumnya dipakai pada peralatan Elektronika yang berukuran kecil seperti di Handphone dan Laptop.

2.    Kapasitor Variabel (Variabel Capacitor)

Kapasitor Variabel adalah Kapasitor yang nilai Kapasitansinya dapat diatur atau berubah-ubah. Secara fisik, Kapasitor Variabel ini terdiri dari 2 jenis yaitu :

a.    VARCO (Variable Condensator)



VARCO (Variable Condensator) yang terbuat dari Logam dengan ukuran yang lebih besar dan pada umumnya digunakan untuk memilih Gelombang Frekuensi pada Rangkaian Radio (digabungkan dengan Spul Antena dan Spul Osilator). Nilai Kapasitansi VARCO berkisar antara 100pF sampai 500pF

b.    Trimmer  



Trimmer adalah jenis Kapasitor Variabel yang memiliki bentuk lebih kecil sehingga memerlukan alat seperti Obeng untuk dapat memutar Poros pengaturnya. Trimmer terdiri dari 2 pelat logam yang dipisahkan oleh selembar Mika dan juga terdapat sebuah Screw yang mengatur jarak kedua pelat logam tersebut sehingga nilai kapasitansinya menjadi berubah. Trimmer dalam Rangkaian Elektronika berfungsi untuk menepatkan pemilihan gelombang Frekuensi (Fine Tune). Nilai Kapasitansi Trimmer hanya maksimal sampai 100pF.

Fungsi Kapasitor dalam Rangkaian Elektronika

Pada Peralatan Elektronika, Kapasitor merupakan salah satu jenis Komponen Elektronika yang paling sering digunakan. Hal ini dikarenakan Kapasitor memiliki banyak fungsi sehingga hampir setiap Rangkaian Elektronika memerlukannya.

Dibawah ini adalah beberapa fungsi daripada Kapasitor dalam Rangkaian Elektronika :

a)      Sebagai Penyimpan arus atau tegangan listrik

b)      Sebagai Konduktor yang dapat melewatkan arus AC (Alternating Current)

c)      Sebagai Isolator yang menghambat arus DC (Direct Current)

d)     Sebagai Filter dalam Rangkaian Power Supply (Catu Daya)

e)      Sebagai Kopling

f)       Sebagai Pembangkit Frekuensi dalam Rangkaian Osilator

g)      Sebagai Penggeser Fasa

h)      Sebagai Pemilih Gelombang Frekuensi (Kapasitor Variabel yang digabungkan dengan Spul Antena dan Osilator)

C.     CARA MEMBACA DAN MENGHITUNG NILAI KAPASITOR BERDASARKAN KODE             ANGKA

Cara Membaca dan Menghitung Nilai Kapasitor berdasarkan Kode Angka – Kapasitor atau disebut juga dengan Kondensator adalah merupakan salah satu Komponen Elektronika Pasif yang paling banyak digunakan dalam rangkaian peralatan elektronika. Fungsi Kapasitor yang dapat menyimpan muatan listrik dalam waktu sementara membuatnya menjadi Komponen Elektronika yang penting. Artikel sebelumnya telah membahas tentang Jenis-jenis Kapasitor beserta Fungsi dan Simbolnya, maka untuk kesempatan ini akan membahas tentang Cara Membaca dan Menghitung Nilai Kapasitor berdasarkan Kode Angka dan Huruf-nya.

Satuan Kapasitansi Kapasitor adalah Farad, tetapi Farad merupakan satuan yang besar untuk sebuah Kapasitor yang umum dipakai oleh Peralatan Elektronik. Oleh Karena itu, Satuan-satuan yang merupakan turunan dari Farad menjadi pilihan utama produsen dalam memproduksi sebuah Kapasitor agar dapat digunakan oleh peralatan Elektronika. Satuan-satuan tersebut diantaranya adalah : Micro Farad (µF), Nano Farad (nF) dan Piko Farad (pF ).

Berikut ini adalah ukuran turunan Farad yang umum digunakan dalam menentukan Nilai Kapasitansi sebuah Kapasitor :

1 Farad        = 1.000.000µF (mikro Farad)

1µF                = 1.000nF (nano Farad)

1µF                = 1.000.000pF (piko Farad)

1nF                = 1.000pF (piko Farad)

1.      Cara Membaca Nilai Kapasitor Elektrolit (ELCO)

Untuk Kapasitor Elektrolit atau ELCO, nilai Kapasitansinya telah tertera di label badannya dengan jelas. Jadi sangat mudah untuk menentukan nilainya. Contoh 100µF 16V, 470µF 10V, 1000µF 6.3V ataupun 3300µF 16V. Untuk lebih Jelas silakan lihat gambar dibawah ini :

Nilai Kapasitor pada gambar diatas adalah 3300µF  (baca : 3300 Micro Farad)

Hal yang perlu diingat adalah Kapasitor Elektrolit (ELCO) merupakan jenis Kapasitor yang memiliki Polaritas (+) dan (-) sehingga perlu hati-hati dalam pemasangannya. Seperti Gambar diatas, di badan Kapasitor juga terdapat tanda yang menunjukkan Polaritas arah Negatif (-) dari sebuah Kapasitor Elektrolit. Disamping itu, daya tahan Panas Kapasitor juga tertulis dengan jelas di label badannya. Contohnya 85°C dan 105°C.

2.      Cara Membaca Nilai Kapasitor Keramik, Kapasitor Kertas dan Kapasitor non-Polaritas lainnya

Untuk Kapasitor Keramik, Kapasitor Kertas, Kapasitor Mika, Kapasitor Polyester atau Kapasitor Non-Polaritas lainnya, pada umumnya dituliskan Kode Nilai dibadannya. Seperti 104J, 202M, 473K dan lain sebagainya. Maka kita perlu menghitungnya ke dalam nilai Kapasitansi Kapasitor yang sebenarnya.

Cara Membaca dan Menghitung Nilai Kapasitor berdasarkan Kode Angka Kapasitor

Contoh untuk membaca Nilai Kode untuk Kapasitor Keramik diatas dengan Tulisan Kode 473Z. Cara menghitung Nilai Kapasitor berdasarkan kode tersebut adalah sebagai berikut :

Kode : 473Z

Nilai Kapasitor = 47 x 103

Nilai Kapasitor = 47 x 1000

Nilai Kapasitor = 47.000pF atau 47nF atau 0,047µF

Huruf dibelakang angka menandakan Toleransi dari Nilai Kapasitor tersebut, Berikut adalah daftar Nilai Toleransinya :

 

B = 0.10pF

C = 0.25pF

D = 0.5pF

E = 0.5%

F = 1%

G= 2%

H = 3%

J = 5%

K = 10%

M = 20%

Z = + 80% dan -20%

 

473Z = 47,000pF +80% dan -20% atau berkisar antara 37.600 pF ~ 84.600 pF.

Jika di badan badan Kapasitor hanya bertuliskan 2 angka, Contohnya 47J maka perhitungannya adalah sebagai berikut :

Kode : 47J

Nilai Kapasitor = 47 x 100

Nilai Kapasitor = 47 x 1

Nilai Kapasitor = 47pF

Jadi Nilai Kapasitor yang berkode 47J adalah 47 pF ±5% yaitu berkisar antara 44,65pF ~ 49,35pF

Jika di badan Kapasitor tertera 222K maka nilai Kapasitor tersebut adalah :

Kode : 222K

Nilai Kapasitor = 22 x 102

Nilai Kapasitor = 22 x 100

Nilai Kapasitor = 2200pF

Toleransinya adalah 5% :

Nilai Kapasitor =2200  –   5% = 1980pF

Nilai Kapasitor = 2200 +  5% = 2310pF

Jadi Nilai Kapasitor dengan Kode 222K adalah berkisar antara 1.980 pF ~ 2.310 pF.

D.     RANGKAIAN SERI DAN PARALEL KAPASITOR SERTA CARA MENGHITUNG                     NILAINYA

Rangkaian Seri dan Paralel Kapasitor serta Cara Menghitung Nilainya – Kapasitor (Kondensator) adalah Komponen Elektronika yang berfungsi untuk menyimpan Muatan Listrik dalam waktu yang relatif dengan satuannya adalah Farad. Variasi Nilai Farad yang sangat besar mulai dari beberapa piko Farad (pF)  sampai dengan ribuan Micro Farad (μF) sehingga produsen komponen Kapasitor tidak mungkin dapat menyediakan semua variasi nilai Kapasitor yang diinginkan oleh perancang Rangkaian Elektronika.

Pada kondisi tertentu, Engineer Produksi ataupun penghobi Elektronika mungkin juga akan mengalami permasalahan tidak menemukan Nilai Kapasitor yang dikehendakinya di Pasaran. Oleh karena itu, diperlukan Rangkaian Seri ataupun Rangkaian Paralel Kapasitor untuk mendapatkan nilai Kapasitansi Kapasitor yang paling cocok untuk Rangkaian Elektronikanya. Yang dimaksud dengan Kapasitansi dalam Elektronika adalah ukuran kemampuan suatu komponen atau dalam hal ini adalah Kapasitor dalam menyimpan muatan listrik.

Berikut ini adalah nilai Kapasitansi Standar untuk Kapasitor Tetap yang umum dan dapat ditemukan di Pasaran :



Menurut Tabel diatas, hanya sekitar 133 nilai Standar Kapasitor Tetap yang umum dan dapat ditemukan di Pasaran. Jadi bagaimana kalau nilai kapasitansi yang paling cocok untuk rangkaian Elektronika kita tidak ditemukan di Pasaran atau bukan nilai Standar Kapasitor Tetap? Jawabannya adalah dengan menggunakan Rangkaian Seri ataupun Rangkaian Paralel Kapasitor.

1.      Rangkaian Paralel Kapasitor (Kondensator)

Rangkaian Paralel Kapasitor adalah Rangkaian yang terdiri dari 2 buah atau lebih Kapasitor yang disusun secara berderet atau berbentuk Paralel. Dengan menggunakan Rangkaian Paralel Kapasitor ini, kita dapat menemukan nilai Kapasitansi pengganti yang diinginkan.

Rumus dari Rangkaian Paralel Kapasitor (Kondensator) adalah :

Ctotal = C1 + C2 + C3 + C4 + …. + Cn

Dimana :

Ctotal = Total Nilai Kapasitansi Kapasitor

C1     = Kapasitor ke-1

C2    = Kapasitor ke-2

C3    = Kapasitor ke-3

C4    = Kapasitor ke-4

Cn     = Kapasitor ke-n

Berikut ini adalah gambar bentuk Rangkaian Paralel



Rangkaian Paralel Kapasitor

Contoh Kasus untuk menghitung Rangkaian Paralel Kapasitor

Seorang  Perancang Rangkaian Elektronika ingin merancang sebuah Peralatan Elektronika, salah satu nilai Kapasitansi yang diperlukannya adalah 2500pF, tetapi nilai tersebut tidak dapat ditemukannya di Pasaran Komponen Elektronika. Oleh karena itu, Perancang Elektronika tersebut menggunakan Rangkaian Paralel untuk mendapatkan nilai kapasitansi yang diinginkannya.

Penyelesaian :

Beberapa kombinasi yang dapat dipergunakannya antara lain :

1 buah Kapasitor dengan nilai 1000pF

1 buah Kapasitor dengan nilai 1500pF

Ctotal = C1 + C2

Ctotal = 1000pF + 1500pF

Ctotal = 2500pF

Atau

1 buah Kapasitor dengan nilai 1000pF

2 buah Kapasitor dengan nilai 750pF

Ctotal = C1 + C2 + C3

Ctotal = 1000pF + 750pF + 750pF

Ctotal = 2500pF

2.      Rangkaian Seri Kapasitor (Kondensator)

Rangkaian Seri Kapasitor adalah Rangkaian yang terdiri dari 2 buah dan lebih Kapasitor yang disusun sejajar atau berbentuk Seri. Seperti halnya dengan Rangkaian Paralel, Rangkaian Seri Kapasitor ini juga dapat digunakan untuk mendapat nilai Kapasitansi Kapasitor pengganti yang diinginkan. Hanya saja, perhitungan Rangkaian Seri untuk Kapasitor ini lebih rumit dan sulit dibandingkan dengan Rangkaian Paralel Kapasitor.

Rumus dari Rangkaian Paralel Kapasitor (Kondensator) adalah :

1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2 + 1/C3 + 1/C4 + …. + 1/Cn

Dimana :

Ctotal = Total Nilai Kapasitansi Kapasitor

C1     = Kapasitor ke-1

C2    = Kapasitor ke-2

C3    = Kapasitor ke-3

C4    = Kapasitor ke-4

Cn     = Kapasitor ke-n

Berikut ini adalah gambar bentuk Rangkaian Seri Kapasitor


Contoh Kasus untuk menghitung Rangkaian Seri Kapasitor

Seorang Engineer ingin membuat Jig Tester dengan salah satu nilai Kapasitansi Kapasitor yang paling cocok untuk rangkaiannya adalah 500pF, tetapi nilai 500pF tidak terdapat di Pasaran. Maka Engineer tersebut menggunakan 2 buah Kapasitor yang bernilai 1000pF yang kemudian dirangkainya menjadi sebuah Rangkaian Seri Kapasitor untuk mendapatkan nilai yang diinginkannya.

Penyelesaian :

2 buah Kapasitor dengan nilai 1000pF

1/Ctotal = 1/C1 + 1/C2

1/Ctotal = 1/1000 + 1/1000

1/Ctotal = 2/1000

2 x Ctotal = 1 x 1000

Ctotal = 1000/2

Ctotal = 500pF


Sumber :

http://teknisicuaca.blogspot.com/2018/09/makalah-kapasitor.html

https://teknikelektronika.com/rangkaian-seri-dan-paralel-kapasitor-serta-cara-menghitung-nilainya/

Selasa, 19 November 2019

Review dan Spesifikasi Xiaomi Black Shark 2 Pro


Xiaomi Black Shark 2 Pro Pro merupakan versi yang lebih terbaru dari smartphone gaming pendahulunya, Xiaomi Black Shark 2 Pro

Seperti yang dilansir techradar.com, ketika Xiaomi Black Shark 2 Pro rilis, Xiaomi Black Shark 2 Pro sudah disebut-sebut sebagai smartphone gaming yang cukup baik, meskipun dengan beberapa kekurangan kecil di sana-sini.

Tiga bulan kemudian, Black Shark dengan cepat meluncurkan versi perangkat yang lebih baru, yang disebut Black Shark 2 Pro.

Di China, Xiaomi Black Shark 2 Pro dijual dengan harga CNY2,999 (Rp 6 juta) untuk model memori internal 128 GB dan 3,499 yuan China (Rp 7 juta) untuk model 256 GB.

Perubahan yang ada di dalam Xiaomi Black Shark 2 Pro  tidak lagi disematkan chipset Snapdragon 855 seperti pendahulunya, Xiaomi Black Shark 2 .Melainkan, Xiaomi Black Shark 2 Pro akan dibekalia chipset yang lebih baru, yaitu Snapdragon 855 Plus.

Snapdragon 855 Plus dipercaya bisa mengoptimalkan performa gaming. RAM 12GB akan membuat Black Shark 2 Pro ponsel action yang high-end.

Layar ponsel 60Hz juga memungkinkan pengguna menggunakan 10 jari pada display di waktu yang bersamaan.

Sayang, layar 50Hz ini masih di belakang kompetitornya, yaitu Razer Phone 2 atau Asus ROG Phone II yang dibekali display 120Hz.

Ada beberapa perubahan dari Xiaomi Black Shark 2  di bagian kamera dan bagian layar juga, ditambah speaker 1W yang lebih kuat.

Gamer juga akan menyukai peningkatan lainnya: kecepatan respons layar hanya 34,7 ms, ada sistem pendingin cair yang ditingkatkan, dan antena tambahan membuat koneksi internet tetap solid.



Berikut spesifikasi lengkapXiaomi Black Shark 2 Pro :

Jaringan
Teknologi: GSM / CDMA / HSPA / EVDO / LTE

Peluncuran
Diumumkan: 2019, Juli
Status: Tersedia. Dirilis 2019, Agustus

Body
Dimensi: 163,6 x 75 x 8,8 mm (6,44 x 2,95 x 0,35 in)
Berat 205 g (7,23 ons)
Build: Kaca depan, bodi aluminium
SIM: Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)

Layar
Tipe : AMOLED layar sentuh kapasitif, 16 juta warna
Ukuran: 6,39 inci, 100,2 cm2 (~ 81,7% rasio screen-to-body)
Resolusi: 1080 x 2340 piksel, rasio 19,5: 9 (~ kepadatan 403 ppi)
DCI-P3 109%
Layar selalu aktif
Penginderaan sentuh 240 Hz

Platform
OS: Android 9.0 (Pai)
Chipset: Qualcomm SDM855 Snapdragon 855+ (7 nm)
CPU: Octa-core (1x2.96 GHz Kryo 485 & 3x2.42 GHz Kryo 485 & 4x1.78 GHz Kryo 485)
GPU: Adreno 640 (700 MHz)

Memori
Slot Kartu: Tidak Ada
Internal: 128GB 8GB RAM, 128GB 12GB RAM, 256GB 12GB RAM
UFS3.0

Kamera Utama
Dual: 48 MP, f / 1.8, (lebar), 1/2 ", 0.8μm, PDAF
12 MP, f / 2.2, (telefoto), 1.0μm, PDAF, 2x optical zoom
Fitur: LED flash, HDR, panorama
Video: 2160p @ 30 / 60fps, 1080p @ 30/60 / 120fps, 720p @ 1920fps

Kamera selfie
Tunggal: 20 MP, f / 2.0, 0.9μm
Fitur: HDR
Video: 1080p @ 30fps

Sound
Loudspeaker: Ya, dengan speaker stereo
Jack 3.5mm: Tidak ada
Pembatalan noise aktif dengan mikrofon khusus

Sambungan
WLAN: Wi-Fi 802.11 a / b / g / n / ac, dual-band, Wi-Fi Direct, hotspot
Bluetooth: 5.0, A2DP, aptX HD, LE
GPS: Ya, dengan A-GPS, GLONASS, GALILEO, QZSS, BDS
Radio: Tidak ada
USB: 2.0, Konektor reversibel Type-C 1.0

Fitur
Sensor: Sidik Jari (di bawah tampilan, optik), akselerometer, gyro, kedekatan, kompas

Baterai
Baterai Li-Ion 4000 mAh yang tidak bisa dilepas
Pengisian baterai Pengisian cepat 27W

Lain-lain
Warna: Shadow Black, Iceberg Grey, Gulf Blue
Harga: CNY2,999 (Rp 6 juta) 128GB dan CNY3,499 (Rp 7 juta) 256GB

Sumber :

Minggu, 17 November 2019

3 Fitur Terbaru Axisnet


Axisnet sejatinya bukanlah aplikasi baru yang dikenalkan XL  Axiata, aplikasi ini telah hadir sejak 2016. Dan mengikuti perkembangannya, XL Axiata hari ini melakukan pembaruan terhadap aplikasinya.

David Arcelus Oses, Chief Marketing Officer XL Axiata, mengatakan bahwa fitur-fitur terbaru yang gulirkan adalah untuk meningkatkan keamanan pelanggan.
“Ada beberapa fitur baru yang menjadi highlight di aplikasi Axisnet, yang tidak ditemukan di Axisnet sebelumnya,” ujar David, di Jakarta (04/11/19).

Francky Rinaldo Pakpahan, Group Head Jabodetabek Region XL Axiata, menuturkan, fitur terbaru itu adalah,  fitur kunci pulsa (lock botton feature). Fitur ini merupakan yang pertama di Indonesia guna menghindarkan pelanggan dari kemungkinan pemotongan pulsa milik mereka secara otomatis karena terkena tarif dasar internet saat kuota habis atau hal tak terduga lainnya.

Kedua adalah fitur Special Offer Customized Product. Fitur ini, dijelaskan Francky, secara otomatis akan mengindentifikasi karakter pelanggan dalam menggunakan layanan Axis sehari-hari. Alhasil, pelanggan akan diberikan penawaran paket Axis dengan harga/promo spesial sesuai kebutuhan pelanggan. Selain itu, pelanggan juga bisa memperoleh harga produk terbaik di Axisnet.

“Ketiga, layanan Super Sureprize, merupakan program undian yang hanya bisa diikuti oleh pelanggan Axis,” ujar Francky.

Untuk mengikuti program “Super Sureprize” ini, pelanggan hanya cukup membeli paket internet bulanan yang dapat dibeli melalui aplikasi AXISnet atau voucher AIGO di toko pulsa. Jika dengan voucher AIGO, pelanggan hanya perlu scan kode AIGO di aplikasi Axisnet.

Setelahnya, secara otomatis pelanggan akan terdaftar dalam program dan memiliki kesempatan memenangkan hadiah utama sepeda motor, smartphone, laptop dan hadiah menarik lainnya.

Tidak hanya itu, menurut Francky melalui brand Axis, operator ini terus berupaya mempermudah pelanggan segmen anak muda untuk mendapatkan produk layanan melalui saluran digital yaitu aplikasi.

Dikatakan Feancky, mereka butuh aplikasi Axisnet yang bisa mempermudah mendapatkan produk atau layanan Axis, juga mendapatkan update informasi mengenai apa saja yang terkait dengan produk Axis.

“Bagi yang belum mendownload mereka dapat mengunduh di Aps Store atau di Google Play Store, namun bagi yang sudah mengunduh, pengguna tinggal memperbarui,” kata dia lagi.

Fitur-fitur terbaru ini sudah ada sejak 1 November, dan sudah dapat digunakan.

Selanjutnya akan menyusul di bulan November ini, fitur multipayment. Fitur ini memberikan kemudahaan pelanggan saat melakukan pembelian paket Axis, selain membayar dengan pulsa, mereka juga bisa melakukan pembayaran melalui beragam platform digital yang tersedia.

Peluncuran Satelit Berbasis Android oleh NASA

Telekomunikasi didefinisikan sebagai ilmu dan teknologi komunikasi jarak jauh. Kemampuan untuk menyampaikan informasi dengan cepat, akurat, dan efisien selalu menjadi salah satu fokus utama dalam mendorong inovasi manusia.

Telekomunikasi  saat ini tak lepas dari pengguan sebuah satelit, karena didalam sebuah telekomunikasi pasti akan selalu membutuhkan jaringan yang sebagian besar bersumber dari satelit. Satelit merupakan benda yang mengorbit benda lain dengan waktu rotasi dan revolusi tertentu.

PELUNCURAN SATELIT BERBASIS ANDROID OLEH NASA


Satelit pertama dinamakan PhoneSat 1.0. NASA memakai ponsel Nexus One tanpa modifikasi dari HTC dengan sistem operasi Android sebagai otak satelit ini. Prosesor 1 GHz yang terdapat di dalamnya menjadi komputer utama.

Sensor orientasi yang biasanya menggunakan giroskop kini berganti dengan akselerometer yang terpasang didalam ponsel. Kamera 5 megapiksel pada ponsel diandalkan untuk memantau permukaan bumi sekaligus mengirimkan citra ke pusat kendali."Misi utama PhoneSat 1.0 adalah untuk uji daya tahan satelit," sebut NASA dalam situs resmi mereka. Kemampuan peralatan ditingkatkan pada PhoneSat 2.0.

 Otak satelit kini berganti menjadi Nexus S bikinan Samsung dan masih memakai sistem operasi Android. Satelit juga dipasangi radio komunikasi yang bekerja dua arah pada frekuensi S-band. 

Tambahan radio ini membuat insinyur di pusat kendali bisa mengarahkan satelit dari bumi. Satelit generasi kedua juga dilengkapi panel surya yang memungkinkan peralatan bekerja dalam waktu lama. Pemantauan posisi juga bisa dilakukan karena satelit dilengkapi penerima sinyal GPS.

Orientasi satelit di angkasa dikoreksi melalui kumparan khusus yang memantau medan magnet bumi."Ongkos pembuatan satelit tak lebih dari US$ 3.500," kata NASA. PhoneSat 2.0 diharapkan menjadi batu pijakan pembangunan wahana angkasa murah dan kecil di masa depan. Misi satelit tak main-main yaitu memantau aktivitas matahari melalui jaringan sensor yang disebar pada banyak satelit nano. 

Ponsel pintar yang ditanam pada wahana angkasa juga diharapkan bisa memuluskan misi penjelajahan bulan, asteroid, dan planet lain di masa depan. Sebagai langkah awal, NASA siap meluncurkan dua PhoneSat 1.0 dan satu PhoneSat 2.0 akhir tahun nanti. Satelit akan ditumpangkan pada roket Antares lalu dilepaskan pada ketinggian beberapa ratus kilometer.

Sumber :

KAPASITOR

A.      PENGERTIAN KAPASITOR Kondensator  atau kapasitor adalah komponen listrik yang digunakan untuk menyimpan  muatan listrik . Bahan peny...