Minggu, 17 November 2019

Peluncuran Satelit Berbasis Android oleh NASA

Telekomunikasi didefinisikan sebagai ilmu dan teknologi komunikasi jarak jauh. Kemampuan untuk menyampaikan informasi dengan cepat, akurat, dan efisien selalu menjadi salah satu fokus utama dalam mendorong inovasi manusia.

Telekomunikasi  saat ini tak lepas dari pengguan sebuah satelit, karena didalam sebuah telekomunikasi pasti akan selalu membutuhkan jaringan yang sebagian besar bersumber dari satelit. Satelit merupakan benda yang mengorbit benda lain dengan waktu rotasi dan revolusi tertentu.

PELUNCURAN SATELIT BERBASIS ANDROID OLEH NASA


Satelit pertama dinamakan PhoneSat 1.0. NASA memakai ponsel Nexus One tanpa modifikasi dari HTC dengan sistem operasi Android sebagai otak satelit ini. Prosesor 1 GHz yang terdapat di dalamnya menjadi komputer utama.

Sensor orientasi yang biasanya menggunakan giroskop kini berganti dengan akselerometer yang terpasang didalam ponsel. Kamera 5 megapiksel pada ponsel diandalkan untuk memantau permukaan bumi sekaligus mengirimkan citra ke pusat kendali."Misi utama PhoneSat 1.0 adalah untuk uji daya tahan satelit," sebut NASA dalam situs resmi mereka. Kemampuan peralatan ditingkatkan pada PhoneSat 2.0.

 Otak satelit kini berganti menjadi Nexus S bikinan Samsung dan masih memakai sistem operasi Android. Satelit juga dipasangi radio komunikasi yang bekerja dua arah pada frekuensi S-band. 

Tambahan radio ini membuat insinyur di pusat kendali bisa mengarahkan satelit dari bumi. Satelit generasi kedua juga dilengkapi panel surya yang memungkinkan peralatan bekerja dalam waktu lama. Pemantauan posisi juga bisa dilakukan karena satelit dilengkapi penerima sinyal GPS.

Orientasi satelit di angkasa dikoreksi melalui kumparan khusus yang memantau medan magnet bumi."Ongkos pembuatan satelit tak lebih dari US$ 3.500," kata NASA. PhoneSat 2.0 diharapkan menjadi batu pijakan pembangunan wahana angkasa murah dan kecil di masa depan. Misi satelit tak main-main yaitu memantau aktivitas matahari melalui jaringan sensor yang disebar pada banyak satelit nano. 

Ponsel pintar yang ditanam pada wahana angkasa juga diharapkan bisa memuluskan misi penjelajahan bulan, asteroid, dan planet lain di masa depan. Sebagai langkah awal, NASA siap meluncurkan dua PhoneSat 1.0 dan satu PhoneSat 2.0 akhir tahun nanti. Satelit akan ditumpangkan pada roket Antares lalu dilepaskan pada ketinggian beberapa ratus kilometer.

Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KAPASITOR

A.      PENGERTIAN KAPASITOR Kondensator  atau kapasitor adalah komponen listrik yang digunakan untuk menyimpan  muatan listrik . Bahan peny...